Dosen Jurusan Kebidanan Berhasil Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude di Universitas Hasanuddin

Gorontalo — Jurusan Kebidanan kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu dosen terbaiknya yaitu DR. Bdn. Rabia Zakaria, STKeb, M.Kes berhasil meraih gelar Doktor dengan predikat Cumlaude dari Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Pencapaian ini menjadi kebanggaan besar bagi institusi sekaligus inspirasi bagi seluruh civitas akademika.

Dalam sidang promosi doktor yang berlangsung pada tanggal … (isi sesuai kebutuhan), dosen tersebut dinyatakan lulus dengan hasil sangat memuaskan setelah mempertahankan disertasi berjudul “…(judul disertasi bila ingin ditambahkan)…“. Tim penguji menilai penelitian yang dihasilkan memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu kebidanan serta memberikan manfaat praktis bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Ketua Jurusan Kebidanan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen dosen dalam meningkatkan kompetensi akademik dan profesional. “Prestasi ini tidak hanya membawa nama baik pribadi, tetapi juga mengharumkan jurusan dan institusi. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi dosen lain untuk terus mengembangkan diri,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Poltekkes (atau institusi terkait bila berbeda) turut memberikan selamat dan menyatakan bahwa lulusan doktor yang kompeten sangat dibutuhkan untuk memperkuat kapasitas akademik, riset, serta kualitas pembelajaran di lingkungan jurusan kebidanan.

Dengan diraihnya gelar doktor Cumlaude ini, diharapkan dapat memperkuat kontribusi jurusan dalam pengembangan ilmu kesehatan maternal dan neonatal, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperluas jejaring akademik dengan berbagai institusi nasional maupun internasional.

Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Jurusan Kebidanan untuk terus mencetak pendidik profesional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *